CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Penyambungan Serat Optick


A.Penyambungan Kabel Serat Optik
Dalam jaringan kabel titik rawan gangguan terletak pada titik sambungan, karena pengaruh dari luar seperti masuknya air ke dalam closure. Dalam jangka waktu yang panjang 5 s/d 10 tahun akan menyebabkan turunnya karakteristik kabel, demikian juga akan menyebabkan rugi-rugi optik bertambah besar. Selain faktor air yang akan mempengaruhi kualitas jaringan juga faktor mekanis seperti tegangan yang berlebihan serta bending radius.
Tujuan penyambungan kabel optik secara umum adalah untuk menyambung dua buah kabel serat optik sesuai dengan prosedur yang benar sehingga mempunyai rugi-rugi sekecil mungkin.
Prosedur penyambungan kabel serat optik adalah sebagai berikut :
Penyambungan kabel serat optik harus sesuai prosedur
Penggunaan material dan peralatan harus benar
Pemasangan sarana sambung kecil kabel harus sesuai petunjuk pelaksanaan
Pengetesan harus dilakukan sesuai penyambungan
Kesemuannya harus dilaksanakan dengan baik dan benar untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Proses penyambungan kabel serat optik meliputi :
Penyambungan kabel
Penyambungan serat
Pertama yang harus dilaksanakan adalah penanganan sarana sambung kabel lalu penanganan serat.
Penyambungan kabel dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :
Penyambungan secara mekanik
Penyambungan secara heat shrink (panas kerut)
Jadi fungsi sarana sambung kabel (closure) adalah untuk menempatkan tray dan agar kedap terhadap air.
Teknik penyambungan serat optik dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :
Secara mekanik
Penyambungan serat dengan sistem mekanik saat sekarang tidak digunakan lagi oleh PT Telkom karena akan menghasilkan loss yang cukup besar.
Gambar 3.13 Alat sambung serat optik jenis manual
Secara fusion
Gambar 3.14 Alat sambung optik jenis heat shrink ( fusion )
Penyambungan serat optik dengan sistem fusion terbukti lebih handal karena hanya sedikit loss yang dihasilkan.
B.Rugi- rugi penyambungan
Perbedaaan Struktur Serat
Gambar 3.15 Core tidak berada di tengah
Karena letak core yang tidak central maka dalam penyambungan akan didapatkan hasil yang tidak optimal dengan loss yang tinggi.
Kualitas Penyambungan yang Kurang
Permukaan serat tidak rata
Gambar 3.16 Permukaan pemotongan yang halus dan rata
Sumbu serat tidak sejajar
Gambar 3.17 Pengaturan serat yang tidak sejajar
Penyimpangan sudut
Gambar 3.18 Terjadi penyimpangan sudut
Ujung serat berjauhan
Gambar 3.19 Pengaturan serat terlalu jauh
Untuk mendapatkan kualitas penyambungan yang baik harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
Kualitas kabel
Alat sambung yang baik
Lingkungan harus bersih
Teknisi harus berpengalaman
C.Penyambungan Kabel Serat Optik dengan Menggunakan Closure Raychem
Sarana sambung kabel
Syarat yang harus dipenuhi oleh sarana sambung kabel adalah harus mampu melindungi serat dari gangguan alam dan mekanis seperti air, panas, reaksi kimia, getaran, tension dan bending.
Penanganan sarana sambung kabel
Penanganan sarana sambung kabel harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
Tangan dan kabel harus bersih
Sarana sambung kabel harus bersih
Sealing ring harus bersih
Tunggu sarana sambung kabel harus dingin
Material
Material untuk penyambung kabel serat optik dibagi menjadi dua yaitu :
Material khusus
Material umum
Procedure Penyambungan Kabel Serat Optik dengan Menggunakan Closure Raychem
Penyambungan dengan menggunakan closure Raychem merupakan teknik penyambungan kabel dengan dua cara yaitu dengan mekanik dan heat shrink (panas kerut). Dikategorikan mekanik karena sistem penutup dome dengan penguncian klem, dan dikategorikan heat shrink karena adanya bagian yang perlu dipanaskan untuk mengencangkannya yaitu pada bagian oval seal.
Closure Raychem digambarkan sebagai berikut :
Gambar 3.20 Alat sambung kabel serat optik jenis closure Raychem
Closure Raychem ada dua tipe yaitu :
Tipe B2 : 1 oval port dan 2 circle port artinya 2 tray kali 12 core sambungan
Tipe B4 : 1 oval port dan 4 circle port artinya 4 tray kali 12 core sambungan
Agar mendapatan hasil sambungan yang optimal maka prosedur kerja dari penyambungan harus benar-benar terlaksanakan. Flowchart penyambungan kabel serat optik adalah sebagai berikut :
Gambar 3.21 Flowchart penyambungan kabel serat optik
Pemanasan kabel pada oval outlet
Secara runtut lepaskan pengunci klem, klem itu sendiri, dome dan sealing ring
Potong oval port pada ujungnya
Masukan oval seal ke kabel kemudian masukkan kabel ke oval port
Persiapan kabel
Kupas kulit kabel HIDPE sheat sepanjang 1200 mm
Potong strenght member sisakan 75 mm dari ujung kulit kabel yang dikupas tersebut
Pasang kabel grounding dengan cara mengupas kulit kabel sepanjang 25 mm dari ujung kulit kabel
Potong loose tube menggunkan tube cutter sisakan 35 mm dari ujung kulit kabel dan pasang transportation tube
Luruskan lingkaran kabel dengan ujung oval port pada base dome
Masukkan strength member pada klem dan kencangkan menggunakan obeng
Proses heat shrink (sealing untuk outlet)
Bersihkan oval port dan ujung kabel
Kasarkan permukaan oval port dan ujung kabel menggunakan ampelas dan bersihkan menggunakan tisu kabel
Pasang oval seal pada oval port untuk memberi tanda pada kabel
Tempatkan garis biru aluminium foil pelindung kabel dari panas sejajar dengan tanda yang ada pada kabel
Pasang oval seal pada oval port kemudian pasang klip pencabang pada oval seal tepat diantara kedua kabel
Kerutkan oval seal dengan menggunakan hot gun hingga warna bintik-bintik hijau menjadi hitam, perhatikan dudukan kedua kabel jangan sampai berubah
Panaskan ujung bagian bawah sampai adhesive benar-benar kelihatan meleleh dan keluar
Pengaturan serat pada tray
Masing-masing splice tray mempunyai kapasitas 12 sambungan dan masing-masing sisi dapat dipasang empat transportation tube besar atau enam transportation tube kecil, kemudian tandai transpotation tube tersebut 15 mm dari ujung tray
Hati-hati waktu memotong transportation tube dan kencangkan transportation tube dengan menggunakan tie wrap lalu pasangan tutup pelindung tray
Penyambungan Serat Optik (Fusion Splicing)
Teknik penyambungan serat optik untuk menyambung dua serat secara permanen dan untuk mendapatkan hasil dengan rugi-rugi yang kecil dapat dilakukan dengan menggunakan cara fusion, dimana alat yang digunakan disebut fusion splicer.
Struktur fusion splicer
Fusion splicer mempunyai struktur sebagai berikut :
Alur V dan klem
Merupakan dudukan bagi kedua serat yang akan disambung
Mikro positioned & sensor fusion splicer
Gambar 3.22 Proses Pensejajaran Fiber
Elektroda
Mengemisikan panas yang akan digunakan untuk meleburkan kedua ujung serat yang akan disambung, inilah yang merupakan proses fusion. Proses fusion dilakukan jika kedua ujung serat telah bertemu dan betul-betul pasa posisi yang tepat
Sistem sensor yang berisi kaca dan lensa
Sistem sensor ini bekerja untuk mengatur dudukan dari kedua ujung serat yang akan disambung. Salah satu serat akan menjadi referensi bagi serat yang lainnya.
Proses fusion slicing
Menghidupkan alat ukur
Mesin splicer menggunakan catuan listrik PLN. Setelah tombol “ON” ditekan, monitor LCD akan menampilkan menu-menu yang digunakan untuk setting alat ukur
Memilih mode penyambung
Maksutnya adalah setting alat splicer seperti setting arus, panjang gelombang, dan besarnya loss maksimum yang diijinkan
Pemasangan splice protector
Sebelum serat dikupas terlebih dahulu masukan sleeve (splice protector) ke salah satu serat yang akan disambung. Langkah ini sangat sederhana tapi paling sering terlupakan
Pengupasan coating
Kupas coating kedua ujung yang akan disambung sepanjang 5 cm menggunakan serat stripper. Bersihkan serat yang sudah dikupas tersebut menggunakan tissue beralkohol dengan arah yang tetap setelah bersih hindarkan serat tersentuh oleh benda apapun termasuk tangan
Pemotongan serat
Potong serat yang sudah dibersihkan tersebut dengan menggunakan serat cleaver, sisakan 3 mm dari batas coating yang terkupas (potong sepanjang 47 mm). potongan serat harus benar-benar rata dan tegak lurus dengan panjang serat.
Pemasangan serat V Groove
Dalam pemasangan serat pada V Groove membutuhkan ketelitian yang tinggi. Ujung serat yang sudah dipotong tersebut jangan samapi menyentuh alur. Jika kedua ujung serat telah menempati dudukan V Groove secara benar tutup wind protector-nya
Fusion splicing
Semua pekerjaan ini dilakukan oleh mesin splicer. Kedua ujung fiber akan saling mendekat satu dengan yang lainnya, selama proses tersebut berlangsung splicer akan memancarkan short are (dalam jumlah kecil) untuk membersihkan permukaan kedua serat. Splicer akan menghentikan pergerakan kedua serat saat gap antara kedua ujung serat telah terposisikan dengan tepat. Setelah initial gap setting splicer akan menghitung dan menampilkan posisi sudut potong kedua ujung serat.
Ketika posisi cladding dan core kedua ujung serat benar-benar sejajar splicer akan memperkecil gap (final gap setting) dan menghasilkan tegangan yang tinggi untuk meleburkan (are fusion) kedua ujung serat agar tersambung. Mikroprosesor akan menghitung estimasi loss hasil sambungan dan menampilkannya di LCD monitor
Rearc
Gambar 3.23 Proses Rearc
Rearc dilakukan jika nilai estimasi loss terlalu besar.
Estimasi fusion splicing loss dilakukan denganca cara Local Injection & Detection (LID)
Pengerutan sleeve/ smove (splice protector)
Panjang sleeve adalah 4 cm, atur agar posisi sambungan tepat berada di tengah sleeve kemudian ke tempat pemanas (tube heater) agar sleeve berkerur sehingga kedudukannya fix dan dapat melindungi sambungan. Sleeve ini bekerja dengan sistem panas kerut. Proses pengerutan berakhir dengan ditandai suara beep dan off-nya LED illumination.
Flowchart operasi penyambungan serat optik digambarkan sebagai berikut :
Gambar 3.24 Flowchart operasi penyambungan
Pemeliharaan fusion spicer
Pemeliharaan alat fusion splicer sangan penting agar kehandalan perangkat terjaga, pemeliharaan dilakukan terutama pada V Groove, lensa dan LED serta pembersihan/penggantian elektroda.
Pemasangan Dome Clousure
Pastikan sealing ring dan tempatnya bersih lalu pasang pada base
Pasang dome dengan hati-hati pada base, lalu pasang klem disekeliling base
Kunci klem





Soal !
1. Penyambungan kabel dapat dilakukan dengan cara

A. Penyambungan secara teknik
B. Penyambungan secara teknik dan mekanik
C. Penyambungan secara mekanik dan shrink
D. Penyambungan secara teknik dan heat shrink
E. Penyambungan sembarang

Jawab : C

Selasa, 12 Februari 2008

win Ram Turbo

Win RAM Turbo



Salam,
Apakah TS pernah mengalami hal-hal di bawah ini :
- komputer tiba-tiba hang
- keluar error message : Low Resources
Padahal menurut TS, memori komputer sudah cukup banyak (64 MB).
Jika TS menggunakan sistem operasi Windows 9x, hal itu bisa di atasi dengan menggunakan salah satu program yang bernama Win RAM Turbo.
Apa itu RAM ?
Dulu sewaktu saya pertama kali belajar komputer (SMA) persoalan memori komputer (PC) ini masih sangat sederhana.
Waktu itu yang saya tahu, hanyalah :
- RAM (Random Access Memory)
dan
- ROM (Read Only Memory).
ROM terdapat di chip yang dipasang di komputer, yang berfungsi untuk menjalankan komputer kita pada waktu pertama kali dihidupkan (boot). Tugasnya antara lain mengecek peralatan yang terpasang (devices) seperti diskdrive, monitor, keyboard, harddisk, dlsbnya.
Sebaliknya RAM digunakan untuk menyimpan sementara (temporer)file-file program yang dijalankan pada saat kita bekerja dengan komputer kita. Sedangkan penyimpanan tetapnya dilakukan pada disket atau harddisk.
Jika disimpan di RAM, prosesnya menjadi lebih cepat dibandingkan pada harddisk yang membutuhkan waktu untuk membacanya.
Kekurangan penyimpanan dalam RAM, adalah sangat tergantung pada pasokan listrik, sehingga kalau tiba-tiba terputus aliran listriknya maka hilanglah semua "ingatan" tersebut.
Saat ini (oleh mekanisme yang saya sendiri kurang tahu). RAM itu dibagi-bagi lagi. Jahatnya si Microsoft, mungkin karena merasa yang punya rumah (sistem operasi sebagian PC saat ini menggunakan MS Windows, yang direbut dari PC-DOSnya IBM [cerita mengenai perebutan ini sendiri cukup menarik ditinjau dari sisi manajemen, akan saya tulis dilain kesempatan dalam rubrik manajemen), maka OS ini secara otomatis mengkapling RAM yang banyak (karena memang penggunaan aplikasinya [MS Office] seperti MS Word, MS Excell, dll, membutuhkan RAM yang banyak) dalam komputer kita.
Jadi meskipun kita tidak menjalankan aplikasi MS Windows, tetapi RAM sudah dikapling duluan. Akibatnya jika kita menggunakan program-program yang lain, maka sering muncul error message seperti Low Resources, hang, dll.
Hal ini dulu yang membuat saya sering pusing.
Memori sudah 64 RAM, tidak menjalankan aplikasi MS Office, tetapi kenapa selalu error/hang yha ?
Kemudian saya selidiki apa sebabnya.
Akhirnya ketemu di seperti yang saya ceritakan di atas itu.
Kemudian saya mulai berpikir, bagaimana caranya mengakali si MS ini yha ?
Eh, lagi mikir-mikir, di salah satu milis komputer ada yang bercerita mengenai software yang bisa mengturbokan memori dengan nama Mem Turbo.
Apalagi nich Mem Turbo ?
Ternyata program ini mengakali si MS untuk menyimpan memorinya tidak di RAM melainkan di Harddisk (katanya).
Juga membersihkan RAM kita dari program-program yang sudah ditutup tetapi masih gentayangan di RAM (hii... kayak hantu).
Kemudian saya menyurati netter tersebut untuk meminta informasi bagaimana saya bisa memperoleh program tersebut. Saking baek orangnya (biasanya sich netter itu baik-baik dan sering membagi ilmu secara gratis, khan dapatnya gratis juga, hanya ada satu atau dua orang yang menetapkan tarif [mungkin karena dikibulin 'kali yha jadi maunya ngibulin kita juga] maka ia mengirim Mem Turbo tersebut. Sayangnya meskipun program ini cukup baik tetapi mempunyai batas penggunaannya (shareware).
Akhirnya dengan sangat menyesal setelah habis masa berlakunya saya meninggalkan program yang baik tersebut. Saya cari yang freeware (gratis) saja.
Akhirnya ditemukan yang namanya Win Ram Turbo ini. Ini versi yang gratisan, tentunya kemampuannya terbatas dibandingkan dengan versi lite atau pro-nya (yang tidak gratis). Terbukti khan di internet banyak yang gratisan.
Cara penggunaannya :
Ekstraklah file wrtf12.zip ini ke salah satu direktori (biasanya ke C:\Program Files\WinramTurbo).
Kemudian jalankan file Setup.exenya.
Setelah selesai diinstalasi, buatlah short cut (icon) di desktop.
Pilihan yang harus disesuaikan (setelah mendouble click icon atau shortcut-nya) :
- File | Settings
Memory to free (pilih 1/2 dari jumlah RAM Anda = 32 MB)
Triger Level (pilih 1 atau 2 MB)
Klik Use Sys Tray Icon sehingga aktif
- Kemudian di minimize, biarkan iconnya bertengger di sebelah kanan bawah (samping clock kalau ada).
Hal ini harus selalu dilakukan setiap permulaan kita menggunakan komputer (selesai memboot).
Jadi setiap kali RAM kita sudah mencapai 1 atau 2 MB (sesuai pilihan pada trigger level), maka program ini akan mengoptimasi RAM komputer kita untuk berusaha mencapai hingga 32 MB lagi.
Bagaimana caranya, rasanya tak perlu kita ketahui.
Ini urusan programer, saya sich EGP saja.
Terus terang sampai saat ini saya belum mengetahui bagaimana caranya agar program ini bisa otomatis on setiap kita menjalankan program komputer kita (booting).
(mungkin karena program ini free, jadi ada keterbatasannya).
Demikian informasi dari saya.
Jika ingin memiliki program ini silakan klik di nama filenya, kemudian di save di harddisk komputer Anda
wrtf12.zip, 211 KB

0 komentar: